Sejarah

Sains biologi pada hakikatnya mengandung 4 unsur yaitu: proses (scientific processes), produk (scientific knowledge), sikap (scientific attitudes), dan teknologi. implikasi dari pemahaman hakikat sains adalah terselenggaranya pembelajaran  biologi  yang mengandung 6 unsur yaitu: 1) active learning, yaitu melibatkan peserta didik secara aktif dalam serangkaian proses ilmiah melalui keterampilan proses sains; 2) discovery/ inquiry activity approach, yaitu pembelajaran yang mendorong curiousity peserta dan mencari jawabannya melalui penemuan; 3) scientific literacy, yaitu pembelajaran yang dapat mengakomodasi peserta didik tentang: konten (pengetahuan biologi), proses (kompetensi/keterampilan ilmiah), konteks sains, dan sikap ilmiah; 4) constructivism, yaitu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik dapat mengkonstruk pengetahuannya melalui pengalamannya secara mandiri; 5) science, technology and society, yaitu menggunakan sains untuk memecahkan masalah sehari-hari yang ada di masyarakat; 6) kebenaran dalam sains tidak absolut melainkan bersifat tentatif.
Program Studi Pendidikan Biologi pada awal didirikan merupakan Jurusan Biologi yang berada dibawah Fakultas Keguruan (FK) Universitas Pattimura pada tahun 1984. Program Pendidikan pada saat itu adalah jenjang strata 1 (S1), sehingga Jurusan Biologi merupakan salah satu jurusan yang langsung menyelenggarakan pendidikan jenjang S1 tanpa melalui Program Diploma. Pada tahun 1986, Jurusan Biologi FK Unpatti pernah mengusulkan Akreditasi jurusan dan memperoleh peringkat C. Setelah Fakultas Keguruan dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dilebur pada tahun 1989 menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, maka Jurusan Biologi tidak ada lagi, akan tetapi Jurusan yang baru adalah Jurusan Pendidikan MIPA yang membawahi empat Program Studi yang salah satunya adalah Program Studi Pendidikan Biologi yang tetap bertahan  hingga saat ini. Selama pendiriannya dalam bentuk jurusan sampai menjadi Program Studi, Program Studi Pendidikan Biologi pernah mengalami pergantian kepemimpinan. Beberapa dosen yang pernah menjabat sebagai pimpinan pada tingkat Jurusan Biologi maupun Program Studi, ditunjukkan pada Tabel berikut :
Tabel Daftar Mantan Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unpatti (1984-2014)
No
Nama
Tahun
Keterangan
1
Drs. Cornelis Tahapary
1984-1986
Ketua Jurusan Biologi FK
2
Dra. B. Leuhery
1986-1988
Sda
3
Dra. Ny. L. Luhukay
1988-1989
Sda
4
Drs. C. Tahapary
1989-1992
Ketua Program Studi Biologi FKIP
5
Dra. Ny. L. Luhukay
1992-1994
Sda
6
Dra. M. Kaihena
1994-1996
Sda
7
Drs. J.A. Rupilu, M.S.
1996-1998
Sda
8
Dra. Ny. L. Luhukay
1998-2000
PJS Ketua Prodi Biologi
9
Drs. J.F. Rehena, M.Kes
2000-2003
Ketua Prodi Biologi
10
M. Pattipeilohy, M.Pd
2003-2004
PJS Ketua Prodi Biologi
11
H. Sinay, S. Pd., M.Si
2004-2005
PJS Ketua Prodi Biologi
12
Ir. A. Smith, M.Si
2005-2009
Ketua Prodi Biologi
13
H. Sinay, S.Pd., M.Si
2009-2011
Ketua Prodi Biologi
14
P.M.J. Tuapattinaya, M.Pd
2012-2014
PAW Ketua Prodi Biologi
Kerangka kurikulum jenjang sarjana (S1) Program Studi Pendidikan  Biologi terbagi menjadi empat tahap yaitu mulai dari tahun pertama hingga tahun keempat dengan jumlah SKS minimal adalah 146. Tahun pertama merupakan tahap pembangunan kemampuan dasar biologi dan ilmu dasar kependidikan, disamping itu ilmu-ilmu yang berkaitan dengan penanaman kepribadian seperti bahasa, agama, nilai-nilai olimpisme (kepemimpinan), ilmu sosial dan budaya dasar serta kewarganegaraan. Tahun kedua merupakan penguatan ketrampilan dasar ilmu biologi dalam dan penunjang kependidikan. Tahun ketiga merupakan pengembangan kemampuan perancangan pembelajaran biologi di sekolah menengah serta kemampuan kewirausahaan. Tahun keempat merupakan pengujian kemampuan perancangan perpaduan antara teori biologi dan kependidikan  yang komprehensif.